Minggu, 13 Januari 2013

pif



ALAT PENGUKUR KADAR KOLESTEROL



TutiWiyati, S.Farm., M.Sc., Apt
Kelompok 4 :
Haifa Hanifah (A0121068)
Muh. Sofyan Abdillah (A0121070)
Olivia Oktaviani Hambali (A01210)
Ratna Octaviani (A0121061)

SEKOLAH TINGGI FARMASI INDONESIA
YAYASAN HAZANAH
BANDUNG
2012 – 2013
BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
Kolesterol adalah suatu molekul lemak di dalam sel dibagi menjadi LDL, HDL, total kolesterol dan trigliserida. Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak. Lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat dibutuhkan tubuh kita disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Disamping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh.
  Dilihat dari struktur kimianya, kolesterol merupakan senyawa lemak yang kompleks. Sebagian besar kolesterol yang beredar dalam tubuh manusia dihasilkan dari dalam tubuh (di hati), mencapai 80% dari total kolesterol. Sisanya (20%) diperoleh dari makanan.
 Kolesterol terbagi menjadi dua yaitu kolesterol LDL yang mengangkut kolesterol dari hati, tempatnya diproduksi ke jaringan tubuh yang membutuhkan. Sedangkan HDL mengangkut kelebihan kolesterol dari jaringan dan   membawanya kembali ke hati untuk diproses kembali atau dibuang dari tubuh.
 Ada beberapa penyebab kolesterol tinggi diantaranya adalah usia dan jenis kelamin, pola makan, berat badan, kurang bergerak, penyakit tertentu, merokok dan riwayat penyakit keluarga.
Kadar kolesterol di dalam darah sangatpenting untuk tetap dipantau. Karena dengan demikian status kesehatan tubuh kita dapat terdeteksi lebih awal sebelum kita mendapatkan sinyal keluhan dari gejala-gejala hiperkolesterol. Kadar kolesterol yang perlu diperhatikan adalah keseimbangan nilai antara kolesterol HDL dan LDL. Sementara untuk Trigliserida sendiri pnting pula diperhatikan untuk terpantau harus diangka yang tetap rendah.
Kadar kolesterol darah bisa dipengaruhi oleh apa yang kita makan. Jika kolesterol yang ada lebih banyak dibanding mekanisme alami tubuh untuk menghadapinya, kolesterol bisa menempel dinding dalam pembuluh darah, membuatnya jadi lebih sempit. Karena digunakan oleh hati untuk memproduksi kolesterol, konsumsi lemak jenuh dalam jumlah berlebihan bisa meningkatkan kadar kolesterol darah secara signifikan. Daging merah berlemak dan produk susu merupakan sumber utama kolesterol dan lemak jenuh dari makanan. Selain itu, lemak jenuh yang telah digunakan atau telah digoreng, diasap, diawetkan, atau disimpan, juga tepung telur dan moldly cheese (sering ditemukan pada makanan siap saji), mengandung jumlah oksi-kolesterol yang tinggi dan meningkatkan kadar kolesterol darah.
Makanan dan kondisi berikut paling berperan dalam menyebabkan kadar kolesterol yang tinggi:
1.      Kekurangan asam amino akibat asupan protein berkualitas rendah
2.      Kekurangan antioksidan (vitamin C dan E, selenium, dan seng) akibat rendahnya asupan buah dan sayuran
3.      Kekurangan biotin dan karnitin (bahan yang berhubungan dengan vitamin   B) akibat pengolahan serelia utuh
4.      Kekurangan asam lemak esensial akibat asuhan lemak berkualitas rendah
5.      Asupan alkohol yang berlebihan
6.      Asupan lemak terhidrogenasi atau lemak olahan secara berlebihan (lemak babi, lemak untuk kue   kering atau shortening , minyak biji kipas, minyak kelapa sawit, margarin, dan lain-lain) yang ditemukan pada banyak makanan olahan
7.      Asupan zat tepung yang berlebihan (jagung, kentang putih, dan lain-lain)
8.      Asupan gula secara berlebihan yan ditemukan pada banyak makanan olahan
9.      Kekurangan serat akibat kurangnya asupan buah dan sayuran
10.  Alergi makanan
11.  Kekurangan hormon (testosteron, DHEA, estrogen, hormon pertumbuhan, dan lain-lain)
12.  Disfungsi hati
13.  Meningkatkan kerusakan jaringan akibat infeksi, radiasi, kerusakan fungsi hati, atau aktivitas oksidatif.





1.2   Rumusan Masalah
Bagaimana cara mengukur kadar kolesterol menggunakan alat pengukur kolesterol?
1.3   Tujuan
Untuk mengeahui cara pengukuran kadar kolesterol dalam darah




BAB II
ISI
Pemeriksaan kolesterol dapat dilakukan dengan 2 cara yakni melalui pemeriksaan darah di laboratorium oleh tenaga medis atau pemeriksaan sendiri dengan alat pemeriksa kolesterol yang mudah didapatkan di apotek atau toko perlengkapan alat kesehatan.
Meskipun pemeriksaan sendiri dengan alat yang dijual bebas di apotek lebih praktis, namun, tidak sedikit terjadi ketidakcocokan hasil dengan pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium kesehatan.
Pada alat periksa praktis, hanya menyajikan hasil akhir berupa total kolesterol. Padahal total kolesterol biasanya terdiri atas 2 faktor penting yaitu LDL dan HDL yang memiliki fungsi serta pengaruh yang berbeda pada tubuh. Oleh karena itu, banyak dokter menyarankan pasien untuk memeriksakan kolesterolnya di laboratorium kesehatan.
Tes kolesterol yang bisa dilakukan di rumah umumnya hanya untuk mengukur kadar lemak total dalam darah saja, meskipun ada juga beberapa alat tes yang sudah dilengkapi untuk mengukur kadar kolesterol baik (High Density Lipoprotein atau HDL) dan kadar LDL (Low Density Lipoprotein atau kolesterol jahat).
Ø  CardioCheck PA
CardioChek PA adalahalatpemeriksaankolesterol portable denganberagammacampilihan test strip yang bisadigunakan. Dengan total 7 macampemeriksaan yang bisadilakukan:
1.      Total cholesterol
2.      HDL cholesterol
3.      LDL cholesterol
4.      Triglycerides
5.      Ketone
6.     Glucosa
7.     Creatinine

1.      Cara penggunaan :
Untuk menggunakan tes kolesterol rumah ini seseorang hanya perlu menusuk jari dengan jarum khusus dan menaruh setetes darah di selembar kertas yang mengandung bahan kimia di atasnya, setelah itu dimasukkan ke dalam alat hingga muncul hasilnya.
Cara Pemakainsingkat :
·         Persiapanalat
Sebelummemulai, pastikanandatelahmempersiapkansemuaperlatan yang diperlukangunamemperlancar proses pemeriksaan.

Seperti :
1. Alat CCPA
2. Test Strip
3. Memochip
4.Pipet
5.Lancing/Safety lancet
6. Alcohol swab
7. Tissue/kasasteril
8.
Gloves
·         PersiapanPasien
Berikanpijatanringanpadatanganpasiendaripangkaltanganmengarahkeujungjariataurendam di air hangatuntukbeberapasaatgunamemperlancaralirandarah di tanganpasien yang akanmempermudahdalampengambilansempeldarah.
·         LanjutanPersiapan
1.        Hidupkanalatdengansalahsatutombolpadaalat. Setelahselesai booting, layarakanmenampilkan"INSTAL MEMOCHIP"
2.        Setelahitulayarakanmenampilkannomor LOT. Pastikannomortersebutadalahsamadengan yang terterapadabotol strips. layarlaluakanmenampilkan "INSERT TEST STRIP"
3.        Layarlaluakanmenampilkan"APPLY SAMPLE". Andamemilikiwaktu 3 menituntukmengambildarahdanmengaplikasikanyake test strip.

·         Pengambilan sample
1.   Siapakan lancing device atau safety lancet yang akanandagunakan. Aturkedalaman 4-5 pada pen-lancet untukpemeriksaan Lipid Panel karenadiperlukan 40ul sample darah.
2.   Bersihkantanganpasiensecaramenyeluruhdenganalkohol swab, udapkanalkohol swab searahdaripangkaltangankeujungjarisepertipadasaatpemijatanuntuksterilisasi yang baik.
3.   Bendungkandarahdiujungjaridantempelkanujung lancet keareapenusukan agar tidakterlalutengahataumenyamping. lalulakukanpenusukan.
4.   bentukbulatankeciltetesandarahlalubuangtetesandarah yang pertamadengan tissue keringataukasasteril. setelahitubentukkembalitetesantetesandarahdankemudianambilsampeltersebutdengan pipet.
·         LanjutanPengambilan sample
Ambil sample darahdenganmenggunakan pipet yang disediakan. Ukuran pipet sudahdisesuikandengankebutuhanmasing-masing test strip, 40ul untuklipip panel. Pipetbersifatkapiler.Jangantekan pipet, cukupsentuhkanujungnyakepermukaandarah, sample akanterhisapsecaraotomatis. Pipet akanberhentimengambildarahsaatbanyaknya sample sudahberada di batasgarispada pipet.

Setelah pipet penuh, teteskansampeldarahke area putihpadates strip "Janganragusaatmenekan pipet. sebisamungkinlangsungtetesakanseluruhsampel yang ada di sdalam pipet dalamsekalitekan". Hal inijarangterjadinamunapabilasampeltidakdapatkeluardari pipet, tutuplubanghalus yang ada di garisbatas pipet denganjarilalutekan pipet lagiuntukmeneteskansampel.
·         PembacaanHasil
Setelah Sample darahditeteskanakanmenampilkan "TESTING" hasilakanmunculsetelah 1-2 menittergantungjenispemeriksaan yang akandilakukan. Diperlukan 2 menituntukpemeriksaan Lipid Panel.

2.      Cara Perawatan
a.       Alat
Senantiasajagakebersihanalatterutama di area slot tes strip. Setelahsekaian lama penggunaan, akanterdapatbercakdarahkeringpada slot. BersihkandenganalkoholdanCooton bud, sapukankotorankeluardaari slot.UntukbagianEksteriordarialat, cukupdibersihkandenganalkohol swab.Pasyikanbatereselalu prima danlepaskanbilaalattidakdigunakandalamwaktu yang cukup lama.

b.      Test Strip
·         Simpan Test Strip padasuhu 20"C - 30"C.
·         Janganbiarkanterjemurdanjangandidinginkan.
·         JangansimpanMemoChipdidalambotol strip karenadapatmenggoresdanmerusakreagen. tetapsimpanMemochipbesertabotol test strips didalamkotaknya.
·         Janganbiarkanbotoltes trip terbukaterlalu lama, cepattutupkemblaisetelahpengambilan strip.
·         Janganbuangpengeringdidalambotol.
·         Umurtes strip hanya 3 bulansetelahdibuka, catattanggalpembukaanbotol

Pertimbangan lain :
Tapi terkadang hasil yang didapatkan dari alat test kolesterol yang dapat dilakukan sendiri itu cenderung membingungkan. Ini mungkin saja terjadi karena pasien tidak puasa terlebih dulu sebelum melakukan test kadar kolesterol. Sebaliknya apabila melakukan test di laboratorium, hasil yang di dapat akan lebih akurat karena pasien terlebih dulu diminta untuk puasa. Maka dari itu, apabila akan melakukan test kadar kolesterol di rumah, di anjurkan untuk puasa lebih dulu agar dapat menghindari terjadinya kekeliruan dalam hasil test.
Tapi pengukuran kolesterol melalui jari ini cukup efektif untuk memantau atau sekedar mengetahui kadar kolesterol yang dimiliki. Meski pada jangka waktu tertentu tetap dibutuhkan pemeriksaan darah melalui laboratorium.



BAB III
PENUTUP

3.1 Manfaat
          Manfaat dari alat pengukur kadar kolesterol adalah untuk mengetahui kadar kolesterol seseorang sehingga diperoleh pengetahuan apakah seseorang itu mempunyai kolesterol tinggi, normal atau rendah. Hal tersebut bermanfaat sebagai pencegahan, penanggulangan dan upaya pengobatan selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar